Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Framework Phyton Yang Harus Kamu Pelajari

Hallo semuanya apa kabar? Semoga kalian sehat-sehat ya. Disini saya akan memberikan infromasi tentang Framework Phyton Yang Harus Kamu Pelajari, Sebelum masuk ke pembahasan kita harus mengerti terlebih dahulu apa itu Phyton terlebih dahulu?

Framework Phyton Yang Harus Kamu Pelajari
Framework Phyton Yang Harus Kamu Pelajari

A.Pengertian bahasa pemrograman Phyton

Python adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang Dibuat oleh Guido van Rossum dan pertama kali dirilis pada tahun 1991, filosofi desain Python menekankan keterbacaan kode dengan penggunaan spasi putih yang signifikan. Konstruksi bahasanya dan pendekatan berorientasi objek bertujuan untuk membantu pemrogram menulis kode yang jelas dan logis untuk proyek skala kecil dan besar

Python dibuat pada akhir 1980-an sebagai penerus bahasa ABC. Python 2.0, dirilis pada tahun 2000, memperkenalkan fitur-fitur seperti pemahaman daftar dan sistem pengumpulan sampah dengan penghitungan referensi.

Python 3.0, dirilis pada tahun 2008, adalah revisi utama dari bahasa yang tidak sepenuhnya kompatibel dengan versi sebelumnya, dan banyak kode Python 2 yang tidak berjalan tanpa modifikasi pada Python 3. (Source: Wikipedia)

Nah penjelasan diatas merupakan pengertian antara Framework dan Javascript sudah paham?

saya sudah merangkum beberapa Framework Phyton Yang Harus Kamu Pelajari simak baik-baik ya :

1.Django

Django adalah Framework Phyton yang bersifat opensource. Python mengikuti pola arsitektur model–template–views (MTV). Django dikelola oleh Software Foundation (DSF), sebuah organisasi independen yang didirikan di AS sebagai 501(c)(3) nirlaba.

2. Flask

Flask adalah Framework phyton untuk website yang bersifat kerangka kerja mikro yang ditulis dalam bahasa pemrograman Python dan menggunakan dependensi Werkzeug dan Jinja2. Aplikasi yang menggunakan Flask antara lain adalah Pinterest, LinkedIn, dan halaman web komunitas situs Flask itu sendiri

3. Tornado

Tornado menggunakan non-blocking network-io. Karena ini, ia dapat menangani ribuan koneksi server aktif. Ini adalah penyelamat untuk aplikasi di mana polling panjang dan sejumlah besar koneksi aktif dipertahankan

4. Bottle

Bottle adalah web-framework mikro WSGI untuk bahasa pemrograman Python. Framework ini dirancang untuk memberikan software yang cepat, sederhana dan ringan, dan didistribusikan sebagai modul file tunggal tanpa ketergantungan selain Pustaka Standar Python. Modul yang sama berjalan dengan Python 2.7 dan 3.x

5. AionHttp

AionHttp adalah Framework Phyton asinkron yang populer berdasarkan library asyncio, Seperti Flask, ia menyediakan objek permintaan dan router untuk mengarahkan kueri ke fungsi yang menanganinya. Loop peristiwa pustaka asyncio dibungkus ke dalam objek Aplikasi, yang menangani sebagian besar pekerjaan orkestrasi. Sebagai pengembang layanan mikro, Anda bisa fokus membangun tampilan seperti yang Anda lakukan dengan Flask.

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kalian semua.