Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Framework PHP Yang Harus Kamu Tahu

PHP (Hypertext Preprocessor ) adalah bahasa scripting yang cocok dan populer untuk pengembangan situs web dinamis. PHP juga dapat digunakan untuk memangun CMS. php memilik berbagai banyak frmaework lalu framework php yang wajib kamu tahu ada beberapa framework yang wajib kalian pahami.Berikut adalah beberapa Framework PHP yang harus kamu tahu simak baik-baik ya :

Framework PHP Yang Harus Kamu Tahu
Framework PHP Yang Harus Kamu Tahu

1.Symphony

Symphony adalah kerangka kerja aplikasi web dan satu set komponen/pustaka PHP yang dapat digunakan ulang. Symfony dipublikasikan sebagai perangkat lunak bebas pada 18 Oktober 2005 dan dirilis di bawah lisensi MIT.

Symfony disponsori oleh SensioLabs, penyedia layanan pengembangan perangkat lunak. Awalnya dinamai Sensio Framework, dan oleh karena itu semua kelasnya diawali dengan sf. Kemudian saat diputuskan untuk meluncurkannya sebagai kerangka kerja sumber terbuka, curah pikiran antarpengembang menghasilkan nama symfony (diganti namanya menjadi Symfony sejak versi 2) yang juga cocok dengan awalan nama kelas(Source: Wikipedia)

2. Laravel

Laravel adalah kerangka kerja aplikasi web berbasis PHP yang sumber terbuka, menggunakan konsep Model-View-Controller (MVC). Laravel berada dibawah lisensi MIT, dengan menggunakan GitHub sebagai tempat berbagi kode  Pada bulan Desember 2013, Laravel menempati kerangka kerja PHP terpopuler dan berada di atas kerangka kerja PHP lain seperti Phalcon, Symfony, CodeIgniter, dan lainnya

Laravel pertama kali rilis versi 1.0 pada juni 2011 hingga saat ini Laravel telah merilis versi terbarunya yaitu 8.0 pada 8 september 2020 dengan versi php >7.3.

3. Codeigniter

Codeigniter merupakan aplikasi sumber terbuka yang berupa kerangka kerja PHP dengan model MVC (Model, View, Controller) untuk membangun situs web dinamis dengan menggunakan PHP. CodeIgniter memudahkan pengembang web untuk membuat aplikasi web dengan cepat dan mudah dibandingkan dengan membuatnya dari awal. CodeIgniter dirilis pertama kali pada 28 Februari 2006.

Model View Controller merupakan suatu konsep yang cukup populer dalam pembangunan aplikasi web, berawal pada bahasa pemrograman Small Talk, MVC memisahkan pengembangan aplikasi berdasarkan komponen utama yang membangun sebuah aplikasi seperti manipulasi data, antarmuka pengguna, dan bagian yang menjadi kontrol aplikasi. Terdapat 3 jenis komponen yang membangun suatu pola MVC dalam suatu aplikasi yaitu:[butuh rujukan]

  • View, merupakan bagian yang menangani logika presentasi. Pada suatu aplikasi web bagian ini biasanya berupa berkas templat HTML, yang diatur oleh controller. View berfungsi untuk menerima dan merepresentasikan data kepada pengguna. Bagian ini tidak memiliki akses langsung terhadap bagian model.
  •  Model, biasanya berhubungan langsung dengan pangkalan data untuk memanipulasi data (insert, update, delete, search), menangani validasi dari bagian controller, tetapi tidak dapat berhubungan langsung dengan bagian view.
  •  Controller, merupakan bagian yang mengatur hubungan antara bagian model dan bagian view, controller berfungsi untuk menerima permintaan dan data dari pengguna kemudian menentukan apa yang akan diproses oleh aplikasi.

4. Phalcon

Phalcon adalah kerangka kerja PHP yang didasarkan pada pola model-view-controller. Ini merupakan kerangka kerja sumber terbuka yang dilisensikan dibawah Lisensi BSD dan dirilis pada 2012.

Berbeda dengan kerangka kerja PHP pada umumnya, Phalcon yang ditulis dalam bahasa pemrograman Zephir dan C diterapkan sebagai ekstensi server web, yang bertujuan meningkatkan kecepatan eksekusi, menekan konsumsi sumber daya, serta melayani lebih banyak permintaan HTTP per detik dibandingkan kerangka kerja sejenis yang ditulis, terutama dalam PHP. Kekurangan dari pendekatan ini salah satunya adalah diperlukannya root / akses administratif untuk menginstal Phalcon dengan membuat biner kustom ataun menggunakan yang telah dikompilasi sebelumnya.

5. Zend

Zend framework adalah sebuah framework yang bersifat open source untuk membangun dan mengembangkan sebuah aplikasi web dengan PHP. Struktur dan komponen dari software zend framework sendiri bisa di bilang agak unik. Karena setiap komponen telah diatur dengan beberapa fitur pada komponen lainnya. Zend framework juga sangatlah fleksibel, dan arsitektur designnya bisa ditambah sehingga memungkinkan pengembang untuk menggunakan komponen secara individual atau yang sering kita sebut dengan istilah Use At Will desain.

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah ilmu bagi kalian.