Cara mengetahui flashdisk asli atau palsu

Kupaskomputer.com - Mungkin sobat pernah mendengar masalah maraknya penjual menjual produk kw alias palsu? atau jangan-jangan sobat kupaskomputer pernah tertipu dengan produk satu ini? yah saya termasuk salah satu korbannya waktu itu. Saya membeli flash tersebut dengan harga standar dan saya yakin tidak akan masalah, tetapi ternyata flashdisk tersebut mengalami error disaat pemakaian, padahal baru beberapa hari dipakai. 

Banyaknya para pedagang yang ingin mengambil untung atau meraih minat pembeli dengan menawarkan flashdisk palsu ini dengan harga murah tetapi bisa meyakinkan pembeli bahwa produknya itu bagus.

Harganya termasuk jauh dari harga rata-rata flashdisk asli. Ambil contoh pedagang C menjual Merk A dengan kapasitas 32GB dijual dengan harga 180rb kemudian tiba-tiba ada pedagang K yang menjual merk A 32GB dengan harga 100rb, cukup menggiurkan bukan? kenapa harus membeli yang mahal bila ada yang murah? padahal seseorang yang kritis akan berfikir dua kali, kenapa pedagang K menjual dengan lebih murah? dan mencoba menelusuri produk jualannya tersebut. 

Saya membuat bahasan ini bukan untuk menyudutkan pedagang tersebut, tetapi lebih memberikan pengetahuan atau wawasan agar pembeli juga tidak dirugikan oleh produk murah tetapi murahan. Kita sebagai pembeli jelasnya menginginkan produk kita awet bukan? tidak cepat rusak? yah inilah inti dari saya memberikan tips agar bisa membedakan flashdisk asli dengan palsu. Supaya sobat tidak gampang tergiur dengan harga miring. Lebih bijak untuk menelusuri lagi. Toh mbah gugel siap membantu kan? hehe..

Ok sobat, beberapa ciri produk kw atau palsu itu bisa dicurigai dari hal-hal berikut. 

  • Harga yang murah dan jauh dari harga pasaran
  • Tidak adanya segel resmi dari distributor baik itu di box ataupun di flashdisknya sendiri, lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini.

Segel resmi thosiba
Segel resmi thosiba
Sebenarnya dua hal tersebut sedikit memberikan gambaran kepada kita sebagai pembeli kok bisa seperti itu, ada baiknya sobat bertanya ke penjual sebelum membeli ini produk asli atau bukan. Bukan masalah kita tidak percaya tetapi untuk berhati-hati lagi. Nah sekarang coba lakukan langkah-langkah sebagai berikut untuk melihat produk asli atau palsu. 

1. Colokkan flashdisk tersebut ke port USB, dan perhatikan lampu indikator yang menyala. Biasanya ketika kita mengakses data di flashdisk dan indikator lampu menyala sangat terang, seolah-olah penutup body flashdisk tipis, kemungkinan flashdisk ini palsu sangat besar. Produk yang asli indikator lampunya tidak akan menyala seterang produk palsu. Dan sepanjang pengetahuan saya, flasdisk palsu indikator lampunya berwarna merah menyala.

2. Cara lainnya, coba sobat melakukan format pada flashdisk tersebut di sistem operasi windows 7 atau diatasnya menggunakan file sistem NTFS. Caranya klik removable disk atau tempat flashsdisk tersebut kemudian pilih format. Disini akan terdeteksi bahwa flashdisk menggunakan file sistem FAT 32. Padahal file sistem fat32 untuk saat ini tidak layak lagi, kenapa? karena ada batasan ukuran file yang tidak bisa ditampung lagi. Ukuran file maksimal yang bisa ditampung fat 32 adalah 4GB, lebih dari itu maka file tersebut akan menolak di copy paste. Jadi bagi sobat yang memiliki flashdisk diatas 4GB, wajib menggunakan file sistem NTFS.

Flashdisk umumnya diberi nama removable atau terbaca removable disk
Flashdisk umumnya diberi nama removable atau terbaca removable disk
Gambar pertama merupakan standar file system flashdisk, dan yang kedua melakukan format flasdisk
Gambar pertama merupakan standar file system flashdisk, dan yang kedua melakukan format flasdisk
Proses format flashdisk dari FAT32 ke NTFS
Proses format flashdisk dari FAT32 ke NTFS

3. Setelah melakukan poin no 2, flasdisk palsu yang diformat NTFS tidak akan langsung rusak. Jadi hal yang harus kalian lakukan adalah memasukkan data ke flasdisk tersebut, kira-kira ukuran diatas 1GB. Setelah dimasukkan, silahkan eject (dicabut) flasdisknya dan colokkan kembali ke port USB, lakukan hal serupa (copy data) dan juga silahkan eject kembali. Apabila kita melakukan ini berulang-ulang dan ternyata flashdisk mengalami error dan tidak bisa dipakai, bisa dipastikan bahwa flashdisk tersebut palsu. Silahkan klaim ke penjual untuk menggantinya dengan yang asli. 


Langkah-langkah yang saya berikan tersebut merupakan pengalaman saya selama ini mendapati flashdisk palsu. Saya sendiri memiliki flashdisk asli merk kingston yang telah mengalami perlakuan tidak wajar sebenarnya (sedikit ekstrim), seperti flashdisk langsung saya cabut tanpa melalui proses eject terlebih dahulu, kadang saya format NFTS, kadang juga saya format FAT 32 tetapi karena flasdisk saya asli, Alhamdulilah sampai saat ini setia menemani saya, padahal saya sudah berlaku kepada kasar kepadanya hi2, kejamnya saya hehe..


Sekali lagi ya sobat untuk lebih berhati-hati dalam membeli perangkat komputer. Banyak produk palsu yang dijual bukan hanya 1 merk saja tetapi ada beberapa merk flashdisk palsu yang dijual seperti Sandisk, Kingston dan juga Thosiba.

Intinya satu, pedagang yang menjual harga murah dari pasaran bisa dikarenakan ingin menghabiskan stok atau boleh dicurigai sebagai barang palsu. Semoga artikel "Membedakan flashdisk asli dengan kw" ini memberikan sedikit pencerahan bagi sobat kupaskomputer. Kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan demi kemajuan blog ini.
Bynix Saya hanyalah blogger pemula yang ingin sukses didunia blogging

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel